Yesung POV
Here we are ! japan !
Aku, koming, jongjin ! kami bertiga berlibur ke jepang. Karena suju sedang tak ada banyak kegiatan kecuali kegiatan masing-masing member, sehingga aku punya waktu luang ku sendiri untuk berlibur. Melupaka segala kepenatan yang akhir akhir ini terjadi.
Siwon dan donghae akhir-akhir ini sibuk mempromosikan drama taiwannya, ryeowook sungmin dengan sukira nya, eteuk dengan WGM nya, shindong dengan multisungnya, bahkan hyukjae pun akhir-akhir ini dipinta untuk menjadi model MV boyband rookie.
Sebenarnya aku punya beberapa jadwal rekaman untuk album KRY yang baru, tapi aku sudah benar-benar tidak betah tinggal di dorm. Tak banyak bertegur sapa dengan siwon karena ia sangat sibuk, sedangkan ketika ia kembali ke dorm, ia lebih lengket dengan kyu, membuat ku benar-benar naik darah. Disisi lain, apa yang bisa aku lakukan ? mengatakan pada siwon kalau aku cemburu ? tidak. Aku tidak bisa. Memarahi dan mengancam kyu agar tidak dekat dengan siwon ? itu lebih buruk lagi. Aku tidak bisa. Akhirnya, aku hanya diam menahan tekanan batinku sendiri.
Berada di jepang, menikmati pemandian air panas dengan teh hijau, ku kira akan membuang rasa sedihku, tekanan batinku… ternyata … tidak.
Aku tetap saja memikirkannya.
“hyung, ada apa ?” Tanya jongjin membuyarkan lamunanku.
Aku menatap ke arahnya. Sekuat apapun aku mencoba untuk tampil wajar dengan sedikit senyuman, jongjin pasti mengerti perasaan ku sebenarnya. Aku tak akan bisa berbohong padanya.
“katakanlah .. jangan terus terusan kau pendam sendiri ..”
Kedua tangan jongjin mulai menggosok-gosok punggungku.
Aku bahkan lupa rasa panas yang membakar kulitku, sudah hampir 2 jam aku berendam di pemandian ini.
Semua kata-kata itu mengalir begitu saja, bahkan sedikit isakan mewarnai curahan hati ku pada jongjin.
“aku benar-benar menyedihkan …..” kataku pelan. Mengakhiri cerita panjang lebarku.
Jongjin hanya menarik nafas dalam-dalam.
“hyung …. Mungkin kau salah sangka… aku rasa siwon hyung tidak akan seperti itu ..”
“aku harap begitu… “ kataku lalu bergegas keluar dari bak pemandian ini. kulitku benar-benar terasa terbakar rasanya.
“ayo kita cari makan ..”
Siwon POV
“hyung… yesung hyung dimana ?” Tanya ku pada teukie hyung yang sibuk bertelpon ria dengan istri reality show nya.
“jepang” jawabnya cepat, lalu mencuekkan ku dan kembali berbicara dengan istrinya di telpon.
Jepang ? mengapa tak memberitahu ku …
Aku mencoba mengirim beberapa sms kepada yesung hyung, tapi tak satupun terkirim. Membuatku hampir frustasi.
“hyee~~~ooooongggg..” kyu menyapa ku senang.
Setelah ini pasti ia meminta oleh-oleh yang ia titip ketika aku pergi ke Taiwan.
“mana oleh-oleh ?” Tanya nya dengan tampang tak berdosa.
“ambil saja di koper ku..” kataku datar. Aku masih mencemaskan keberadaan yesung hyung. Aku tahu, yesung hyung sudah sering ke jepang, dia sudah dewasa dan bisa menjaga dirinya sendiri, tidak ada alasan apapu yang membuatku harus menghawatirkannya, tapi perasaanku tidak enak, dan aku harus mendengar kabarnya.
“wae?” Tanya kyu yang wajahnya sudah membulat mengunyah mochi-mochi yang ku bawa.
“yesung hyung sudah pergi berapa lama ?”
“eum… 2 hari ..” kata kyu masih dengan wajah bulatnya.
2 hari. Itu artiinya ketika aku dan donghae pergi ke Taiwan, dia juga pergi ke jepang. Mengapa dia tidak mengatakan apa pun.
“kau tidak usah mencemaskannya …” kyu memegangi tanganku, mencoba menenangkanku.
Ia tersenyum, membuat ku sedikit lebih tenang.
Malam itu aku tak bisa tidur. Memperhatikan kasur ku yang biasanya disana bergulung yesung hyung dalam selimut. Sepi rasanya. Entah sudah berapa lama aku tak melihatnya di kasur ku. Iya! Sudah lama yesung hyung tak disini. Mengapa aku baru sadar.
‘tok tok to’ suara ketukan pintu membuatku kembali ke alam sadarku. Sepertinya tadi aku membayangkan yesung hyung tersenyum senyum di atas kasurku.
“nugu ??” Tanya ku.
“chaega yo …” suara kyuhyun menyambut dari balik pintu.
“oh.. masuk”
Senyuman lebar kyu tersembul dari balik pintu.
“hye~~ooongg .. aku ingin tidur disini… lampu di kamar ku mati. Aku tak bisa tidur kalau lampunya mati..”
“bilang saja kau takut.. dasar penakut .. “ ejek ku.
“aku tak biasa .. bukan takut .. ish …” katanya membanting tubuhnya diatas kasurku.
“keundae…. Wae anja yo ?” Tanya kyu lagi.
“jetlag ..” alibi ku. Padahal aku menghawatirkan yesung hyung.
“oh .. tapi kau butuh istirahat hyung ..” kata kyu mulai perhatian. Ia menepuk nepuk kasur ku menyuruhku untuk tidur disebelahnya.
Aku menurut. Kyu hanya tersenyum manis menatapku. Kadang senyuman manis nya itu menusuk hatiku. Sebut saja senyuman itu senyuman maut. Ketika ia tersenyum seperti itu, aku tak bisa mengkontrol diriku, aku selalu di bawah kontrolnya sehingga aku selalu kalah darinya. Pada akhirnya, aku tahu, kalau aku benar-benar menyayangi kyuhyun, sebandel apapun dia, se-menyebalkan apapun dia.
Kyu memelukku. Aku hampir tertidur di pelukannya sampai tiba tiba handphone ku bordering.
-kim jongjin-
“kim jongjin nugu…” aku mengigau.
Kyuhyun sudah tertidur pulas. Saat tidur, ia terlihat manis dan tenang. Setelah agak lama, baru lah aku sadar kalau kim jongjin itu adik yesung hyung.
Aku segera mengangkat handphone ku yang masih bordering.
“yeobseo …”
“hyuungggg … tolong …” teriak jongjin di sebrang sana.
“uh ?? ada apa ? “ Tanya ku kaget. Aku segera melepaskan pelukan kyu dan bangun dari kasur ku.
“hyuggg …” suara jongjin hampir menangis diseberang sana.
“tenang .. ceritakan ada apa ???” tanyaku penasaran. Jantung ku berdetak kencang. Perasaan ku sungguh tidak enak.
Jongjin menjawab disertai isakan tangis.
“ne . ara ! “ jawabku. Dan klik, sambungan telpon diputus.
Aku segera membeli tiket pesawat online penerbangan paling awal pagi itu.
Yesung hyung .. bogosipposo …
ayo bikin lg yg part 4 :) ditunggu yah
ReplyDeletethanks ya udah baca :)
ReplyDeletemampir lagi.. hehe ini baru mau gue post part selanjutnya .. hope you'll like it like it like it !